Wigati

JUST WANT TO DOCUMENT & SHARE…

360 derajat April 29, 2010

Filed under: Daily — wigati10 @ 5:59 am


“Pernah baca The Secret?…Law of Attraction?” tanyanya.
Saya menggeleng. “Hukum tarik menarik, apa yang kita berikan untuk alam manusia seisinya, alam akan membalasnya” lanjutnya.
 
Di Quran (17:7), berbuat baik&jahat serupa lingkaran, kembali pada titik awal, pada kita sendiri.
Kalau dibarengi dengan ikhlas, yang 360 derajat ini akan naik melangit menjemput pahala.
Hari ini kita buat lingkaran baik yuk, tidak usah selalu memikirkan lingkaran besar, toh yang kecilpun bisa sempurna. :)
 

 

Anomali April 26, 2010

Filed under: Daily — wigati10 @ 10:24 am

Sepagian ini saya menemukan anomali yang indah…

Saya naek angkot, sopirnya rapi dan santun. Biasanya sopir nggak begitu kan ya..
ternyata kita gak perlu harus ikut arus, gak selalu perlu ikut jadi ‘keras’ di lingkungan ‘keras’

Seorang anak sumbing dengan suara sengau mengamen di pintu kopaja. Hilir mudik orang naik turun, hanya seorang ibu yang sangat sangat sederhana yang menyelipkan uangnya di kantong permen tadahan receh si pengamen.
perduli..satu kata ini penting, luas sekali maknanya…

Di angkutan berikutnya, seorang bapak2 yang nampak gahar tampilannya, berjambang, bermata merah, tato, berjaket, memberikan tempat duduknya agar seorang ibu berumur dengan banyak barang bawaan gak duduk menempel pintu angkot di kursi ‘artis’ (kursi kecil tambahan yang menghadap belakang).
bekal nurani itu ada dalam setiap diri, jangan biarkan mati

Memikirkannya saya jadi tersenyum sendiri..sampai lama..
Tapi lalu satu kesimpulan lagi saya dapatkan, mungkin saya sendiri anomali, dengan begitu banyak pelajaran di setiap waktu, sering saya lewatkan hikmahnya..
 

 

Doa sebungkus kacang arab April 20, 2010

Filed under: Daily — wigati10 @ 11:43 am


Kemarin sebungkus oleh-oleh diangsurkan ke tangan saya, oleh-oleh dari teman lama yang baru naik haji.
“Ini kacang arab”, katanya. Bundaran2 kacang bertepung itu di genggaman saya, saya hitung teman2, tetangga, keluarga yang sudah naik haji. Jari sudah tak cukup.
“Ini kurma nabi”, katanya. Benar berasal dari tanah yang suci itukah? tempat junjungan saya Muhammad SAW berdiam?..inginnya saya menjadi tamuNya..
“Jutaan orang berputar khusyu’ dengan kiblat sebagai poros”, ceritanya. Saya melambung bermimpi, ikut tawaf, ikut wukuf, ikut jumrah, damai ber-ihram putih. .
“Doa-doa syahdu membumbung, malaikat menaikkannya melangit”, tambahnya. Kali ini saya benar disergap rindu dahsyat ..serindu-rindunya..
“Airmata2 suci mengalir mengiringi runtutan rukun haji”, airmatanya juga mengalir, katanya dia merindu kembali.
Doa saya ikut mengalir, untuknya, untuk saya, sebanyak kurma nabi, sebanyak kacang arab di genggaman, sebanyak pasir di tanah Makkah. Semoga Allah mengabulkan doa saya, saya sempurna yang 5. Saya baru bisa bertemu Ka’bah di sajadah.
 

 

Jelaga April 16, 2010

Filed under: Daily — wigati10 @ 10:15 pm

Jarak saya dengan seorang ibu2 di antrian ini hanya satu lengan, akibatnya apa-apa yang dia bicarakan di handphone nya jelas terdengar oleh saya.
“Terlalu memang orang itu!. Macam kompor aja dekat dia!. Omongannya selalu bikin panas orang lain!” sepotong kalimat dari si Ibu mampir di telinga saya lengkap dengan intonasi amarah.
Saya berusaha mengalihkan pikiran, tidak nyaman rasanya mendengarkan pembicaraan orang lain.
Saya jadi membayangkan kompor, si padanan tadi. Kompor berfungsi membantu mengolah makanan jadi asupan bergizi buat fisik.
Lalu apa ya jadinya jika pikiran jadi kompor? mengolah kata-kata jadi asupan untuk hati?
 
   
 
…Ya, yang jelas, kata-kata tidak baik sepertinya akan menjelma menjadi jelaga, meninggalkan noda tidak diinginkan yang susah dibersihkan…

 

Sensasi Adaptasi April 13, 2010

Filed under: Uncategorized — wigati10 @ 8:24 pm


 
Di pagi yang masih sejuk, saya lihat seorang tukang sampah mengangkuti sampah ke gerobaknya dengan cekatan. Kita tahu pasti beliau mau melakukan pekerjaan itu karena kebutuhan ekonominya, bisa menahan jijik, mual bau bahkan mungkin malu, dilakukan demi nafkah keluarganya. Hebatnya manusia beradaptasi ya. Terbayang kalau saya yang harus melakukan pekerjaan itu, saya jadi bersyukur sendiri walau terdesak-desak di dalam metromini.
Jadi jika postingan ini dihubungankan dengan sampah, jangan biarkan beliau, tukang-tukang sampah ini, kita lupakan sama seperti sampah yang kita buang karena tidak kita perlukan.
Dan jika ini dihubungkan dengan hidup, bersemangatlah untuk setiap masalah setiap rintangan, karena kita akan beradaptasi dan menemukan solusi. Janji Allah begitu kan…^_^
 
Sumber foto
 

 

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.