
Di pagi yang masih sejuk, saya lihat seorang tukang sampah mengangkuti sampah ke gerobaknya dengan cekatan. Kita tahu pasti beliau mau melakukan pekerjaan itu karena kebutuhan ekonominya, bisa menahan jijik, mual bau bahkan mungkin malu, dilakukan demi nafkah keluarganya. Hebatnya manusia beradaptasi ya. Terbayang kalau saya yang harus melakukan pekerjaan itu, saya jadi bersyukur sendiri walau terdesak-desak di dalam metromini.
Jadi jika postingan ini dihubungankan dengan sampah, jangan biarkan beliau, tukang-tukang sampah ini, kita lupakan sama seperti sampah yang kita buang karena tidak kita perlukan.
Dan jika ini dihubungkan dengan hidup, bersemangatlah untuk setiap masalah setiap rintangan, karena kita akan beradaptasi dan menemukan solusi. Janji Allah begitu kan…^_^
Sumber foto
komentar