Mati gaya. Playlist lagu yang diputar di angkot ini temanya patah hati semua. Saya lirik sopirnya, tatapannya sendu ke depan, berkali-kali dia menghela nafas..duh jadi ikut mellow. Eh tapi tunggu, mikir patah hati atau setoran kurang? cuma dia dan Tuhan yang tau
.
Kalau benar sedang patah hati atau sakit hati, apa hati si sopir bisa seperti angkot ya? Maksudnya orang-orang yang ada di dalam hatinya bisa digeser, seperti prinsip angkot, ‘Geser, 76′ : Isi hati secukupnya dengan orang-orang terdekat yang bertujuan sama. Meskipun sopir selalu berharap semua orang-orang itu hanya akan turun di terminal terakhir, tapi kalau ternyata ada orang yang turun di tengah jalan, si sopir tidak kesakitan kehilangan, karena orang naik turun itu biasa, si sopir cukup menyuruh penumpang lain geser memberi jalan untuk orang baru. Lalu berangkat lagi, tidak perlu menutup pintu angkot apalagi gusur angkot nya.
Hmm ini analog absurd sih memang, tapi daripada naek ojek…becek cynn
komentar