
Hari ini saya melihat lomba berenang anak balita di kolam yang dalamnya 3 kali tinggi badan mereka. Mengagumkan melihat keberanian mereka, meskipun ada yang tenggelam karena grogi banyak penonton, tapi sebagian besar sudah pandai berenang, terbayang latihan yang kemarin-kemarin mereka jalani ![]()
Mungkin begitu juga keberanian orang dewasa menghadapi laut lepas.
Buat saya, laut adalah perpaduan ketenangan dan ketakutan, menenangkan karena biru seperti tak terbatas, sekaligus menakutkan karena menyimpan kekacauan tak terduga, sesiap apapun manusia, cuaca yang menentukan, tenggelam taruhannya.
Tapi saya pernah mendengar cerita seorang teman yang keluarganya berlayar dari Lombok ke Sumbawa memakai rakit bambu. Katanya disitulah dia mulai percaya Tuhan, dia merasa kecil sekali di laut itu. Mungkin begitu para pelaut atau para nelayan yang sudah terlatih menghadapi laut, tidak takut lagi, karena justru dalam keadaan kacau itulah mereka belajar banyak, bukan saat rencana pelayaran berjalan sempurna.
Saya orang dewasa yang takut berenang di laut lepas… ngeri… padahal di kolam renangpun saya juga takut… maklum peraih medali emas dan rekor dunia renang gaya batu…
Hehehe ndak apa mas, saya punya teman yang punya mobil tapi ndak bisa nyetir, ya pake sopir.. Sama kan?ndak masalah toh