Pesimis vs Realistis..beda tipis..

Yak..saya pesimis karena coba realistis, saya bukan programmer yang baik: yang benar2 passionate dengan code yang efektif dan efisien, saya juga bukan system analyst yang baik : karena wawasan yang baru secuprit…..Dan lihatlah betapa jahat, pesimis ini perlahan membunuh cita cita saya, sampai satu teman berkomentar :
Maintain your strength aja, gak semua kelemahan, which is yang kau maksud ketidakmampuanmu buat jadi programmer,  mesti kau ‘push’ untuk bisa,  energimu akan habis buat itu….dannn kekuatannmu, maksudnya keinginan+kemampuanmu jadi system analyst,  jadinya nanti standard2 aja.  Mending kamu gali kekuatannmu, dan cari cara untuk suppport kelemahanmu, entah lewat orang, sistem, terserah, asal catet, jangan jadi ketergantungan”…indah sekali buat saya…:D
….”Dig your mind deeply” katanya lagi menutup bengong saya yang masih termangu mendengarnya…

inspired by mbak nita di desa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: