Gugat

Akhir-akhir ini saya merasa kepala saya seperti kaleng, pada waktu tertentu kadang kata-kata seseorang akan serasa nyangkut, dan memantul bergema dalam kepala saya. :D.

Seperti waktu itu :

Dia = “Kamu berdoa wi?”
Saya = “Iya donk”
Dia = “Kenapa sih kamu menggugat Tuhan”
Saya bengong dengan suksesnya, kalimat yang indah tapi ada yang gak pas deh kayaknya.
Saya balik nanya = “Kok doa sama dengan menggugat sih?”
Dia = “Menggugat itu protes kan..minta yang lebih baik..gak puas dengan keadaan sekarang”
Saya = “Hooo ya ya..tapi kalo doa bukan menggugat ah namanya, mana berani menggugat Yang Maha Kuasa, Yang Maha Tau. Lagian kalo gak minta sama Dia terus minta sama siapa…” . Dia senyum meninggalkan kata2nya memantul dalam kepala saya.

Seperti juga tadi siang :

Teman 1 = “Eh tau gak kabar si X”
Teman 2 = “Tau, dia diterima di perusahaan Y loh, gaji disana gede banget terus dapat jatah S2 sama dikasih fasilitas kantor bejibun..wuih”
Teman 1 = “he eh…makin tajir lah dia ya..makin sombong aja”
teman 2 = “Padahal ya, dia itu kan gak solat, gak baek sama orang, kok bisa ya..berlimpah gitu”
Teman 1 = “Iya, tau deh, kadang dunia emang gak adil”
Teman 3 = “Aduhhh udah dehhh…ngapain sih ngomongin dia, gak dapet duit dia juga, mending pesen makan sekarang yuk, laper”
Wow, she got the point, Urusan Malaikat Mikail gak perlu capek-capek digugat.

Tulisan ini penting gak ya buat digugat ? 😀

Advertisements

11 Comments (+add yours?)

  1. Cahya
    Oct 18, 2009 @ 20:56:57

    Ah…, ga selalu menggugat koq. Terkadang hanya ingin berbincang-bincang dari pada berjalan sendiri 😀

    Reply

  2. citromadura
    Oct 20, 2009 @ 08:59:32

    begitu ya

    masa selalu gugat dan menggugat
    menggugah ya mungkin

    salam kenal

    Reply

  3. sobatsehat
    Oct 21, 2009 @ 11:54:41

    hheheheheh, menambah wawasan psikologis nih

    Reply

  4. Den Mas
    Oct 26, 2009 @ 14:29:49

    ada status facebook teman yang saya ingat sampai sekarang. begini, TUHAN MENJAWAB SEMUA DOA, TAPI KADANG JAWABANNYA ADALAH TIDAK

    kalau jawabannya tidak bisa digugat nggak yah? 😀

    Reply

    • wigati
      Oct 26, 2009 @ 16:54:01

      hmmm…Aku curiga den, kayaknya, gugat di sini, bukan berdasar dikabulkan atau enggak, tapi berdasar kepuasan si pendoa, apalagi dia kan gak tau baik buruk dari sisi Yang Maha Melihat, selama yg dia lihat dari kacamatanya bagus, biasanya dia maksa(maksa = gugat ??? :D).

      Reply

  5. muamdisini
    Oct 30, 2009 @ 15:28:54

    bukankah tak ada salahnya menggugat Tuhan?…
    dalam artian disini, kita masih percaya akan keberadaan-Nya dan kekuasaan-Nya…
    kita masih mau mengadu dan “meminta” kepada Tuhan…
    setidak-tidaknya kita gak melakukan perbuatan syirik…
    bukan begitu?
    bukankah Tuhan senang kepada hamba-Nya yang masih mau “meminta” kepada Nya?

    Reply

    • wigati10
      Oct 30, 2009 @ 16:46:54

      hehehe..iya mas muam..makin sering kita berdoa = meminta = makin merasa kita lemah di hadapNya, makin dicinta Dia kita.
      Cuman ini loh, konotasi “menggugat” kok kesannya maksa, gak perduli sama ketetapanNya. Tapi menurutku, selama berdoa nya sejalan sama ikhtiar-nya ya gak papa maksa :D, sampe menthok takdir hehehe

      Reply

  6. wigati
    Nov 25, 2009 @ 11:53:18

    update : gak sengaja baca Al-Baqarah 186 = “…Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia memohon padaKu,maka hendaklah mereka memenuhi perintahKu dan hendaklah beriman kepadaKu…”….jadi ada hak ada kewajiban buat para pendoa..:)..pasti terkabul ! tunai, pending atau malah di akhirat nanti 😀

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: