Nebula

Hari ini kakek menangis, belum pernah aku melihat beliau seperti itu. “Maafkan kakek mas”, demikian berulang-ulang yang dikatakan kakek, aku sebenarnya ingin bicara tapi tak mampu, yang ada justru kenangan-kenangan bersama kakek.
 
Biasanya aku dibangunkan sebelum subuh, kemudian pergi ke masjid bersama kakek, “Laki-laki itu wajib shalat berjamaah, tau mas” begitu kata kakek setiap aku masih malas2an bangkit dari tempat tidur. Pulangnya aku harus belajar atau membantu nenek belanja, “Jangan tidur setelah subuh”, “Meski laki-laki kau harus belajar membantu pekerjaan rumah” wanti2 nenek.
Aku menurut, umurku kan sudah 7 tahun. Dan aku sudah kelas 3 SD, apalagi aku juga sekolah MI, wajib menurut pada orangtua kata guru2ku. Pagi aku sekolah di SD, dan siang sampai sore di MI. Liburku yang hanya hari Minggu sudah kakek jadwalkan untuk les aritmatika dan bahasa inggris. Ah iya, aku juga diikutkan club futsal. “Rajin-rajin sekolah, kau harus banyak kegiatan agar di pikiranmu mengalir energi positif” begitu biasanya kakek bicara di sela-sela sarapan kami. “Iya kek, buat masa depan, biar kerjaku nanti mapan” sahutku , “Nah nah itu kau mengerti, baguslah, eh mana hasil ulanganmu kemaren, nanti kakek tunjukkan bundamu?”..sebenarnya aku bosan sekali, bicara pelajaran, tapi ya, cuman kakek nenek temanku.
 
Oiya ada Bunda, Bundaku bekerja di Batam, dia sibuk sekali jadi hanya sempat menengokku seminggu/2 minggu sekali, tidak tentu. Tapi aku hafal kapan bunda akan datang, biasanya, dia akan menelfon ke rumah, bicara dengan kakek-nenek, lalu minta bicara denganku, menanyakan nilai-nilaiku. Jika bagus, dia akan menanyakan oleh-oleh apa yang aku inginkan kali itu.
Hmm ayahku..ayah bekerja ke Amerika Serikat, sejak aku TK, waktu itu lama sekali dia baru pulang. Dan aku ingat, pada suatu hari, saat keesokan harinya Ayah akan kembali ke tempat kerjanya, Bunda mengajakku bicara di taman, katanya Ayah tidak akan kembali. Ayah dan Bunda akan hidup terpisah, karena Bunda tidak bisa ikut Ayah, tapi aku akan tetap disini bersama Bunda. Aku sih terserah saja selama BUnny, boneka kelinciku itu masih boleh kubawa ke sekolah.
 
Sebenarnya ada satu lagi temanku di rumah, Om ku, adik Bunda, dia pemusik, aku senang karena dia bisa semua alat musik. Pernah dia sembunyi-sembunyi mengajariku main gitar karena kakek benci sekali dengan musik, kata kakek orang yang suka musik grudak gruduk itu buruk, hidupnya tidak jauh dari narkoba dan hal2 tidak baik.
 
Tapi, hari ini istimewa, empat orang kecuali Ayah itu mengelilingiku. Aku dibawa ke rumah sakit, karena kemarin mendadak pingsan di sekolah, memang sebelumnya aku merasa pening dan nyeri di kepala. Sebenarnya sakit ini sudah agak lama aku rasa, tapi seperti yang kakek bilang, mungkin hanya flu, pernah juga bunda bilang mungkin aku capek sehingga merasakan hal-hal yang seharusnya tidak aku rasakan.
 
Lihatlah sekarang, sejak dokter datang tadi sore, bunda tak henti menangis, saat kutanyakan ada apa, dia bilang “Mas sakit sebentar dan akan cepat sembuh, cepat pulang”. Hanya Om yang bicara terus terang, katanya ada pendarahan di di ruang sekitar otakku, mungkin aku harus dirawat lama. Sebenarnya sih, aku lebih suka disini, sepi, tenang dan semua berkumpul, tapi kalau ditukar sembuh ya aku lebih memilih pulang.
 
Malam ini rasanya aku lelah sekali, nenek yang sedang mengaji, mengusap-usap kepalaku, membisikkan sesuatu “Mas, maafkan kalau kami terlalu keras padamu, kami tidak ingin kau gagal itu saja, jangan tinggalkan kami ya”. Aku berusaha menggangguk tapi rupanya selang-selang sudah dipasang untuk menyangga nafasku, hidupku.
Kuingat namaku, Marsa Nebula, aku berdoa, aku belum ingin berlabuh ya Allah, aku ingin hidup.

Advertisements

24 Comments (+add yours?)

  1. fai_cong
    Feb 14, 2010 @ 20:17:37

    semoga Allah selalu memberikan kekuatan.
    amiin….

    Reply

  2. Cahya
    Feb 14, 2010 @ 23:03:06

    Diterbitkan?

    Reply

  3. nurhayadi
    Feb 15, 2010 @ 02:52:41

    Honor cerpennya ditransfer ke rekening yang mana nih, uangnya dah tak siapkan lho. πŸ˜‰

    Reply

  4. badruz
    Feb 15, 2010 @ 05:46:18

    mantep nih redaksi dan ceritanya…
    salam.

    Reply

  5. darahbiroe
    Feb 15, 2010 @ 10:08:23

    wow sungguh cerpen yang mantapp keren mpe q baca 2x heheh

    berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya lagi makasih πŸ˜€

    Reply

  6. Oyen
    Feb 15, 2010 @ 15:39:29

    kapan neh Oyen dijadiin cerpen, pasti langsung terbit pan tokohnya imut dan innocent *muntahnya di kamar mandi aja mbak*

    Reply

    • wigati10
      Feb 15, 2010 @ 19:13:32

      permintaanmu akan aku pertimbangkan adik kedua.. *berusaha bijak, jd gak muntah, berasa pening aja wkwkwk

      Reply

  7. ofaragilboy
    Feb 15, 2010 @ 16:34:31

    salam, kunjungan pertamaxxx nieh πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€

    nice blog,

    Reply

    • wigati10
      Feb 15, 2010 @ 19:16:36

      selamat datang…terimakasih kunjungannya..silahkan kembali πŸ˜€
      blog mas juga bagus, semoga menang ya

      Reply

  8. thedollarcorner
    Feb 15, 2010 @ 21:11:45

    ini cerpen ya mbak ? masih belum mengerti aku nie, tapi asli krena banget ceritanya. singkat dan menyentuh, tapi andaikan ini benar, semoga nebula diberi kekuatan dan kesembuhan… amin

    Reply

    • wigati10
      Feb 16, 2010 @ 09:13:04

      hehehe..andaikan gak bener pun, semoga mas dolar tetep dapat pahala dari niat baiknya mendoakan nebula ;D

      Reply

  9. muhammad zakariah
    Feb 16, 2010 @ 06:29:58

    mudah2n penyakitnya cepat sembuh..

    apakah ceritannya besambung?? :mrgreen:

    Reply

  10. JhezeR
    Feb 16, 2010 @ 10:45:04

    Mohon partisipasi sobat untuk melaporkan blog berikut sebagai spam untuk segera dihapus, info : http://jhezer.web.id/penting

    Reply

  11. saifur
    Feb 16, 2010 @ 15:35:58

    cerpen yang menyentuh hati.. smoga nebula..nebula yg ada di negara kita diberikan kesembuhan & kekuatan.Amiin.Ditunggu cerpen berikutnya ya mbak. πŸ˜‰

    Reply

    • wigati
      Feb 16, 2010 @ 15:47:00

      iya mas, prihatin sama kondisi anak2 Indonesia nih: sakit, seks bebas, prostitusi, kekerasan..kita2 yang besar2 ini andilnya juga besar loh..:D saya protesnya cuman bisa lewat cerpen gini. Terimakasih kunjungannya. Salam πŸ™‚

      Reply

  12. didot
    Feb 18, 2010 @ 19:47:06

    ini cerpen ya? kirain true story,pas baca tokoh utamanya cowok kok jadi rada bingung?hehehe..

    nebula… sebuah nama yg indah,mudah2an bisa jadi film nih nantinya:D

    Reply

    • wigati10
      Feb 19, 2010 @ 06:42:55

      :(( <- efek dikasih cita2 besar pagi hari ternyata begini..terharu
      terimakasih doanya, memang lg eksplore bikin cerpen dari semua sisi nih..deuuu πŸ˜€

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: