Kabel, Matahari dan Kita

Kita bisa melihat kabel dari jendela manapun, jendela metromini, jendela kamar, jendela kantor. Barisan tiang-tiang khusus penghubung rupa-rupa kabel, kabel listrik, kabel telefon, kabel internet, centang perenang hitam pekat. Karena dia ada dimana-mana itulah, saya coba mengenalnya.
Ternyata dia sakti loh. Coba lihat di atas, pohon-pohon dipangkas untuk melindunginya, layang-layang yang cantik tidak boleh terbang lagi juga untuk melindunginya, bahkan halaman rumah seseorang bisa digusur untuk tempat tiang-tiang kokoh penyangganya.
Jika di bawahpun, dia tetap sakti, macet mengular yang merepotkan di jalan gara-gara tulisan “Maaf, ada galian kabel!” sering kita temui kan?
Sebenarnya cerita di balik tampilan kabel masih banyak, seperti krisis energi, korupsi APBN, struktur kelistrikan, dll.
Ah tapi itu akan kita bahas lain kali, sekarang kita berkenalan dengan saingan kabel dulu. Saingan? iya..kabel hanya kalah oleh matahari, perhatikan siang hari, pasti kabel akan menggelayut, seperti lelah menahan terik matahari kan. Pesan matahari sebenarnya jelas buat kita “Manusia, aku sumber energi, aku lebih kuat dari kabel2, maka berhenti menggali bumi untuk batubara sumber listrikmu, manfaatkan aku”.
Mungkin sebaiknya kita akrab lagi dengan matahari, sejak pagi2 kita memilih sejuk AC, siangpun kita milih menerangi ruangan dengan lampu, dan naik kendaraan atau naik lift tergesa-gesa untuk menghindarinya.
Bukan, ini bukan sekedar ajakan memenangkan matahari dari persaingan, tapi karena kita perduli pada bumi atas semua yang dia berikan selama ini.
 
PS : saya tidak sabar menunggu sebulan lagi untuk posting ini demi Hari Bumi sedunia :). Terimakasih ya Allah atas cintaMu pada kami lewat bumi.

Advertisements

62 Comments (+add yours?)

  1. inspirasimenulis
    Mar 22, 2010 @ 10:06:40

    ya saya tunggu postingnannya insyaAllah :mrgreen:

    Reply

  2. achoey
    Mar 22, 2010 @ 10:14:54

    Aku cinta alamku
    Aku cinta keberlanjutan kehidupan yang sehat

    Cintai bumi kita πŸ™‚

    Reply

  3. nakjaDimande
    Mar 22, 2010 @ 10:52:37

    benar Wi, kita lupa pada matahari yang telah setia menemani kita sepanjang hari. malah cenderung menghindar..

    tulisan ini bundo suka! πŸ˜€

    Reply

  4. kyra.curapix
    Mar 22, 2010 @ 11:45:40

    inget lagunya biji bunga mataharinya hamtaro
    hehehe

    Reply

  5. Plesiran
    Mar 22, 2010 @ 12:02:07

    Selamat siang sahabatku
    Saya datang lagi untuk mengokoh-kuatkan tali silaturahmi sambil menyerap ilmu yang bermanfaat. Teriring doa semoga kesehatan,kesejahteraan,kesuksesan dan kebahagiaan senantiasa tercurahkan kepada anda .Semoga pula hari ini lebih baik dari kemarin.Amin

    Saya juga menyampaikan kabar gembira bahwa sahabat mendapatkan tali asih dari manajamen BlogCamp. Silahkan cek di http://www.eyankcholik.info/2010/03/22/tali-asih-untuk-komentator/
    Terima kasih.
    Salam hangat dari Surabaya

    Reply

    • wigati
      Mar 22, 2010 @ 18:49:50

      Amin ya robbal alamin, semoga kebaikan&keberkahan lebih dr doa diatas berlimpah untuk pakdhe&keluarga.
      waaaaaaaaaaaa…matur nuwun ya pakde
      salam takzim

      Reply

  6. Cahya
    Mar 22, 2010 @ 12:49:59

    Kemarin kota Jogja pasang panel sel surya untuk lampu lalin di sepanjang kota, eh dicuri orang (katanya sih) dijadikan atap rumah… *gubrak* πŸ˜€

    Reply

  7. nurhayadi
    Mar 22, 2010 @ 13:22:38

    Jadilah matahari, jangan lilin

    Reply

    • wigati
      Mar 22, 2010 @ 18:57:54

      kenapa mas? lilin memang pendek hidupnya, tp kan di bawah&gak terik, jd bisa diajak maen bareng, gak kyk matahari, tinggi πŸ˜€

      Reply

      • nurhayadi
        Mar 22, 2010 @ 20:57:35

        Matahari menerangi dunia tanpa membinasakan dirinya, kalau lilin menerangi kegelapan tapi tanpa disadari diri sendiri sirna.

      • wigati10
        Mar 23, 2010 @ 06:11:00

        ooo gitu, baiklah, nanti kalau sudah akrab sama matahari, tak tanya gmn caranya biar bisa jd dia πŸ™‚

  8. fai_cong
    Mar 22, 2010 @ 15:01:02

    lama tak berkunjung kesini.
    hihi…
    iyah tuh…
    syukuri apa yang ada hidup adalah anugrah.
    tetap jalani hidup ini menjadikan yang terbaik.
    *nyanyi ikz*
    #uang receh buk#
    hahha

    Reply

  9. Nur Ali Muchtar
    Mar 22, 2010 @ 16:29:13

    wah, idenya bagus.

    Reply

  10. sunflo
    Mar 22, 2010 @ 21:22:38

    nice… seruan tuk kembali ke alam… terutama tuk melirik sang surya… btw aq juga lebih suka penerangan secara alami, ga suka ma listrik kecuali kalau sang surya udah beranjak ke peraduannya..^^

    Reply

    • wigati10
      Mar 23, 2010 @ 06:15:09

      ada bunga matahariiii…ternyata matahari juga bisa dibawah sini, cantiknya. Iya mbak, yg alami saja *jd semangat lihat bunga matahari*, makasih sudah mampir mbak.. πŸ˜€

      Reply

  11. doelsoehono
    Mar 23, 2010 @ 00:04:48

    selamat malam .

    Aku Cinta alamku semua atas pemberianNya .

    Aku Cinta karena aku percaya adanya .

    Aku Cinta karena Engkau menciptakan semua dalam kebaikan .

    Aku bisa bilang ini ide yang kerent .

    Reply

  12. muhammad zakariah
    Mar 23, 2010 @ 02:33:04

    betul.. bumi ini harus dijaga, baik buat kita ataupun buat anak cucu kita nanti.. siapa lg yg jaga klo bukan kita.. ayo selamatkan bumu kita dengan berbagai macam cara. cara apa saja yg penting dapat membantu..

    btw ditunggu postingan hari bumi sedunia ya..!!
    hari bumi sedunia tanggal brp? aq jg klo ada waktu mau postingg.. kita saingan gt..hehe.. πŸ˜€

    Reply

    • wigati10
      Mar 23, 2010 @ 06:18:19

      Ayooo..semangat jaga bumi…
      loh, maunya ini yg jadi posting :D, tapi iya deh, tgl 22 april besok kita saingan ya mas, aku bw kabel&matahari jd cheerleader heheh πŸ˜€

      Reply

  13. shaleh
    Mar 23, 2010 @ 05:26:21

    “berhenti menggali bumi untuk batubara sumber listrikmu”. Kata2 yg tajam, semoga perusahaan batu bara di daerahku mau berhenti karena mereka tlh menghancurkan banyak hal, slesai menggali, ditinggalkan. membiarkannya berlubang yg pd musim hujan hanya akan menimbulkan danau2 aneh.

    Reply

    • wigati10
      Mar 23, 2010 @ 06:20:18

      wahhh mas shaleh, saya ikut prihatin :(, dimana itu mas? pemerintah daerah gak ambil sikap ya? hmmm, trus danau itu gak bisa dimanfaatin lg mas? kyk di laskar pelangi bisa jd tangkar buaya ktnya kan…duh, semoga cepat ada solusi jd gak banyak kerusakan lg…

      Reply

      • shaleh
        Mar 23, 2010 @ 15:14:57

        Di kalimantan, biasanya para penambang liar yg suka begitu. Pemerintah daerah, entahlah saya tidak tahu. Sulit dimanfaatkan krn tanahnya sudah trcemar dgn limbah2 juga. Paling2 danau2 itu jd tempat mancing …

  14. catatanpelangi
    Mar 23, 2010 @ 06:38:19

    Mbak … Postingan cantik untuk bumi kita yg kecantikannya kian pudar, gak setiap orang menyadari betapa bumi mulai tersiksa dengan ulah tangan2 kita …. semoga kita makin peduli dengan lingkungan … Mulai dari diri sendiri … Mulai dari yg kecil kecil … Mulai hari ini ….

    Reply

  15. hanif IM
    Mar 23, 2010 @ 08:08:31

    untuk hari bumi ya? 1 jam mematikan semua listrik di rumah. hm…

    Reply

  16. mas gurit
    Mar 23, 2010 @ 09:04:38

    lestari bumiku………..

    from http://puisisurga.wordpress.com

    Reply

  17. jun
    Mar 23, 2010 @ 09:22:45

    jadi penasaran dengan coretan selanjutnya πŸ˜‰

    Reply

  18. peri01
    Mar 23, 2010 @ 11:36:39

    kunjungan siang salam mba wigati

    Reply

  19. Khatulistiwa
    Mar 23, 2010 @ 12:26:42

    tak banyak orang indonesia yang perduli dengan alam dan lingkungan sekitar..ayo siapa lagi kalo bukan kita yang peduli..

    salut buat mba wigati..tetap semangat ya mba, dan salam kenal dari khatulistiwa

    Reply

    • wigati10
      Mar 23, 2010 @ 15:45:14

      ayo…ayo…aduh, terharu betul saya mbaca ‘khatulistiwa’, inget lagu ‘jamrud khatulistiwa’ itu jdnya, kalo dengerin itu rasanya nasionalis banget deh mas…salam πŸ™‚

      Reply

  20. Carideβ„’
    Mar 23, 2010 @ 15:33:14

    energy matahari kan memang luar biasa…
    kenapa juga harus merusak bumi kalo hanya utk itu, ya kan sist?
    seruan yg bermanfaat, semoga kita bisa kembali ke alam..elitnya : bek tu naturrrrr
    pakabar mbak Wigati?
    maaf terlambat kunjangan baliknya..salam silaturrahmi

    Reply

    • wigati10
      Mar 23, 2010 @ 15:51:30

      iyah mas, wokeh, letsgo semua buntutin mas caride hehe
      ndak ada yg terlambat,sudi mbalik mampir kesini lagi&ngasih appresiasi, saya sudah berterimakasih skl…salam ^_^

      Reply

  21. iezul
    Mar 23, 2010 @ 17:33:17

    wuisssss ada kabel juga teeeernyataaa…awaass konslet

    Reply

  22. Rian
    Mar 23, 2010 @ 20:53:58

    Saya sembuh dari sakit setelah berjemur di sinar matahari pagi

    Reply

  23. sunarnosahlan
    Mar 24, 2010 @ 04:29:36

    Wi, aku nggak suka AC, nggak tahan malah justru bikin masuk angin

    Reply

  24. didot
    Mar 24, 2010 @ 09:27:11

    matahari itu kan bersinar karena kasih sayang Allah kepada kita manusia ,jauh melebihi kasih sayang orangtua kepada anaknya πŸ˜€

    Reply

    • wigati10
      Mar 24, 2010 @ 18:24:23

      jieee, posting mas didot yg baru nih temanya :D.. iyalah, cintaNya Sang Maha Pencinta pasti lebih2 level cintanya..

      Reply

  25. Abu Ghalib
    Mar 24, 2010 @ 10:39:13

    back to nature
    that’s a good choice

    Reply

  26. thetekter
    Mar 24, 2010 @ 15:11:13

    ya benar kita harus menjaga bumi ini karena kalau bukan kita siapa lagi…,
    mbak tukeran link ya…,

    Reply

  27. kyaine
    Mar 25, 2010 @ 22:30:54

    wig, kamu cerdas amat sih???

    Reply

  28. anna
    Mar 27, 2010 @ 09:05:40

    ternyata mbak wiwi ini pemerhati lingkungan ya.. prikitiw…

    Reply

    • Oyen
      Mar 28, 2010 @ 17:23:54

      ho..oh, aktivis lingkungan idup…idup mbak Wi..idup !!! Ayo sejahterakan Oyen !!!

      Reply

      • wigati10
        Mar 28, 2010 @ 19:35:35

        senangnya ‘trio jeel’ (jeelbab) berkumpul lagi setelah sekian lama vakum *deuuu diva banget* πŸ˜€
        @mbak anna = …suit suit cicit cuit… ;;)
        @oyen = oye!! *menuju oyen sejahtera 2011*

  29. AgusPrist
    Mar 29, 2010 @ 02:59:09

    Jangan tertegun oleh gambar gambar yang telah muncul, jika gambar tersebut bukanlah yang anda inginka, raih tanggung jawab terhadap gambar itu, ringankan jika anda bisa, lalu lepaskan.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: