Rumah Madu

Bicara tentang ‘kehilangan’ dengan orang-orang yang ikhlas itu manusia sekali..menenangkan.
Niat saya hanya silaturrahmi saat datang ke rumah kerabat ini, tidak ada yang istimewa, sampai kami membicarakan anak pertamanya yang meninggal setelah tersapu longsor di tempat berenang sebuah taman rekreasi.
Ibu : “..harusnya saya ndak ngajak dia kesana hari itu…”
Bapak : “ibu..istighfar bu..lah kok milih takdir, milih hari..ndak ada yang kuoso”
Ibu buru-buru menyusut airmatanya, lalu mengganti topik membicarakan anak-anaknya yang lain, yang lahir setelah kehilangan itu, betapa dia sangat bersyukur atas kelebihan yang terlihat dari anak-anaknya sekarang. Saya ikut bersyukur.
Bapak menimpali saya : “..Allah itu beneran Maha Pengasih mbak, ndak dimintapun Dia beri. Kami cuman minta diikhlaskan, Allah kasih anak-anak lain…”

Kalis seperti madu kan…manis sekali.. πŸ™‚

Advertisements

54 Comments (+add yours?)

  1. Masdin
    May 08, 2010 @ 05:53:23

    Alangkah bahagianya yah jika bisa hidup di rumah madu, semua terasa manis πŸ™‚

    Reply

  2. muhammad aanx farhan
    May 08, 2010 @ 06:13:38

    hmmm…
    ga diminta pun Allah sering ngasih… apalgi diminta…??
    Allah kan maha pengasih dan maha penyayang…!!

    Reply

  3. Kyaine
    May 08, 2010 @ 07:35:16

    Maha Pemurah-NYA hanya untuk orang2 yang ikhlas
    **hati ikhlas seikhlasnya membuat ‘kalis ing rubeda nir ing sambekala’

    Reply

    • wigati
      May 09, 2010 @ 08:57:28

      duh Gus..aku terpaksa mbuka kamus…ungkapan “kalis ing rubedo rahayu nir ing sambekala” artinya :
      kalis = manis
      rubedo = nerimo, ikhlas
      rahayu = tentram
      sambekala = halangan, rintangan…
      pokonya jadi manusia yang ikhlas di susah senang
      *serasa UAN SD, ujian bahasa jawa πŸ˜€

      Reply

  4. Asop
    May 08, 2010 @ 09:23:19

    Alhamdulillah… πŸ™‚

    Reply

  5. dykapede
    May 08, 2010 @ 10:36:16

    Terima kasih, jadi tersipu malu saya πŸ˜€ heee

    Reply

  6. didot
    May 08, 2010 @ 10:53:53

    ah kita ini kan cuma tukang parkir aja kata mbak anna ya wi? kalau yg punya datang minta ya kita mesti ikhlas,wong bukan punya kita juga kok pada hakekatnya πŸ™‚

    Reply

  7. agus prist
    May 08, 2010 @ 11:23:58

    Rasullulah SAW bersabda :” Tidak ada yang menimpa seorang muslim dari kepenatan, sakit yang berkesinambungan, kebimbangan, kesedihan, penderitaan, kesusahan, sampai duri yang ia tertusuk karenanya, kecuali dengan itu Allah hapus dosa dosanya. ”
    Begitulah sayangnya Allah pada umatnya. masih beranikah mengeluh, mengeluh, menggerutu?

    Reply

  8. yanrmhd
    May 08, 2010 @ 13:18:19

    Allah akan mengganti kehilangan
    dengan yang lebih baik…lebih manis,,
    πŸ™‚

    Reply

  9. jumialely
    May 08, 2010 @ 13:49:40

    semanis madu mbak, anak-anak yang kuat pastinya juga ya mbak

    Reply

  10. ifin
    May 08, 2010 @ 15:26:31

    Alloh memang sayang dg kita…
    baca jg di sini
    http://ariefien.co.cc/?p=86

    salam kenal……… πŸ™‚

    Reply

  11. bundadontworry
    May 09, 2010 @ 06:50:46

    Allah swt Maha Pemurah, tak dimintapun dikasih, apalagi minta ya Mbak Wi?
    pasti akan diberikan berlipat ganda .
    salam

    Reply

    • wigati
      May 09, 2010 @ 09:06:59

      πŸ™‚ iya Bun, makanya aku tak berusaha nurut, berusaha pinter biar kalo minta2 sama Yang Maha Punya dikasih gitu Bun… *sama Bunda juga tak praktekkin gitu boleh ya wkwk*

      Reply

  12. kisahkisruh
    May 09, 2010 @ 08:46:23

    Dia memang sungguh baik..

    Reply

  13. hanyanulis
    May 09, 2010 @ 08:55:08

    Habis membaca postingan di atas, pikiran saya jadi melayang2 sambil berangan2, gimana ya sungai madu di akhirat kelak..Subhanallah, hanya hamba2 yang selalu ikhlas yang kelak bisa merasakan indahnya sungai madu di akhirat sana (walah, koq ndak nyambungnya)..dari topik rumah, bablas ke sungai πŸ™‚

    Reply

  14. Siti Fatimah Ahmad
    May 09, 2010 @ 09:48:48

    Assalaamu’alaikum

    Ketika awal membaca tulisan Wigati, saya kurang menangkap bicaranya kerana saya membayangkan pada topiknya sebagai rumah yang dihuni oleh beberapa isteri. setelah selesai membacanya baru saya fahami intipati yang disampaikan. tulisan yang baik dan berkesan.

    Salam kenal dari saya di Sarawak, Malaysia.

    Reply

    • wigati10
      May 11, 2010 @ 05:04:24

      πŸ˜€ iya umi siti, madu konotasinya sering buat poligami sih ya…
      terimakasih kunjungannya..salam cerah dari Depok ^_^

      Reply

  15. shaleh
    May 09, 2010 @ 16:45:20

    Akhirnya bisa mampir ke rumah ini lagi stlah melakukan perjalanan jauh mencari Madu *Madu beneran*. Awal baca judulnya saya kira cerita poligami stlh selesai baca ternyta tntang keikhlasan. Apapun yg trjadi slama itu ikhlas pasti menyenangkn dan tak bikin hati gelisah …

    Reply

  16. Sitopatop
    May 09, 2010 @ 19:24:56

    mba saya ga faham bagian pertama yg..

    “Bicara tentang β€˜kehilangan’ dengan orang-orang yang ikhlas itu manusia sekali..menenangkan.”

    maksudnya manusia sekali itu gimana ya? ^^

    Reply

    • rose
      May 09, 2010 @ 20:13:24

      manusiawi kah barangkali itu yang dimaksud…

      Reply

    • wigati10
      May 11, 2010 @ 05:10:53

      @rose : hehehe iya bener, manusia – manusiawi, kan tempatnya manusia buat mengihklaskan apa-apa yang dipinjamkanNya
      @sitopatop : bener kata rose d^_^, btw mas avatarnya serem, inget sadako…

      Reply

  17. sunflo
    May 09, 2010 @ 20:12:29

    belajar ikhlas itu yang banyak kendala dan rintangannya…namun bila telah melalui … legaaa bgt rasanya…

    Reply

    • wigati10
      May 11, 2010 @ 05:13:44

      setuju sist…gak di ikhlaskan juga tetep aja menthok gak kuasa, mending diikhlaskan biar dapat ponten pahala juga πŸ˜‰

      Reply

  18. aby umy
    May 09, 2010 @ 23:36:25

    salam kenal dari http://aby-umy.blogspot.com/

    kalau ada waktu mampir ya sobat??

    Reply

  19. Oyen
    May 10, 2010 @ 09:46:48

    kalo ngomong soal “manis”, jadi inget diri sendiri πŸ˜€

    main karena kangen πŸ˜€

    Reply

  20. nakjaDimande
    May 10, 2010 @ 11:04:28

    menemui si manis.. πŸ™‚

    Reply

  21. ketawa bersama oby
    May 10, 2010 @ 11:55:00

    mbak wigatiiiiii……
    Asalamu’alaikum
    πŸ™‚

    rumah madu,, hehehehhe
    ternyata isinya sangat berlawanan dengan yang saya pikirkan.. πŸ˜›

    kirain tempat yg banyak madunya enak, manis gitu <== lagi laper
    ternyata itu adalah tempat yg lebih baik, daripada yg saya pikirkan
    ehheheheh

    Reply

    • wigati10
      May 11, 2010 @ 05:22:51

      waalaikumussalam wr wb πŸ™‚
      yes, oby betul ini cerita tentang lebah madu πŸ˜€
      jadi dek, rumah kalau isinya orang-orang ikhlas, kita jadi pengen maen terus ke situ…manis kata2 yang ada soalnya…

      Reply

  22. Duta Aurora
    May 10, 2010 @ 17:50:54

    ikhlas.. mungkinkah rasa itu akan sama ketika kita menerima sesuatu yang tidak berkenan bagi hati kita..

    sebuah pelajaran berharga yg bisa dipetik ‘sari madunya’ dari kisah di atas,

    salam

    Duta Aurora
    Di Tepian Selat Sunda

    Reply

    • wigati10
      May 11, 2010 @ 05:23:47

      asal dasarnya ingat Allahlah Maha Pemilik, asal ingat kita hanya manusia….mungkin itu sudah ikhlas mas…

      Reply

  23. nh18
    May 10, 2010 @ 22:06:24

    YA …
    semua itu dari DIA …
    dan semua itu akan kembali kepada NYA

    salam saya Wig

    Reply

    • wigati10
      May 11, 2010 @ 05:25:07

      he eh Om, kita sejatinya gak punya apa2, mbok njagain, mbok diikhlasin kalau yang punya datang ngambil..

      Reply

  24. fitrimelinda
    May 11, 2010 @ 18:50:00

    banyak hikmah yg dapat dipetik, salah satu nya sikap ikhlas dalam melepaskan sesuatu yang kita sayangi,..

    Reply

  25. atmakusumah
    May 13, 2010 @ 01:13:46

    Kehilangan harus Ikhlas, pasti akan ada hikmahnya, kalau dirumah ada madu ? harus ikhlas gak ? pasti ada hikmahnya…
    Tulisan mbak wie Inspiratif sekali… πŸ™‚

    Reply

  26. iuef
    May 13, 2010 @ 10:24:18

    aww… like this Wi… as ussual, singkat, padat tapi sarat makna…

    Reply

  27. Nur Ali Muchtar
    May 15, 2010 @ 20:31:56

    yuph, Allah memberikan yang terbaik untuk kita semua. cuma terkadang, kita susah untuk menerima apabila yang kita dapatkan adalah musibah. semoga kita bisa menjadi orang-orang yang ikhlas. amin

    Reply

  28. Aulia
    May 18, 2010 @ 13:11:58

    Dan madu juga menjadi obat bagi penyakit yang ada, saya suka madu πŸ™‚

    salam kenal mba πŸ˜‰

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: