Life is never flat

Gerimis jatuh satu-satu. Riang, mengetuk atap, mengetuk jalan.
Hujan juga sebenarnya jatuh satu-satu. Tapi dia sendu, dipayungi awan gelap.
Jatuhnya bisa jadi berkah atau bencana tergantung penadahnya.
Lalu, bagaimanapun alurnya, melewati selokan berbatu atau sungai jernih akhirnya akan bermuara satu ke samudra…milik Sang Maha Satu.
 
Mungkin hidup juga begitu. Hidup itu cair.
Tidak datar. Tidak juga diam. Tapi bergerak maju oleh waktu, kejadian, dan perkembangan diri kita.
Maka, apapun jalan yang tersedia, banyak atau tidak kerikil konflik yang kita hadapi, tujuan kita tetap satu : diterimaNya.
 
 

Advertisements

42 Comments (+add yours?)

  1. wigati
    May 20, 2010 @ 20:17:00

    tadinya postingan ini ditujukan buat memenuhi undangan mas Usup, temanya Life Is Never Flat, tapi ntah kenapa waktu dicek lagi, kompetisinya udah gak ada lagi :). Maap ya mas, baru sekarang postingannya jadi.

    Reply

  2. nakjaDimande
    May 20, 2010 @ 20:21:18

    walau jatuh satu-satu, ia bertasbih pada Rabbnya..

    tulisan yang indah, Wi πŸ™‚

    Reply

  3. Asop
    May 20, 2010 @ 21:19:58

    Saya mau diterima oleh-Nya…. πŸ˜₯

    Reply

  4. didot
    May 20, 2010 @ 23:36:15

    kita semua adalah teman seperjalanan pulang kepadaNYA πŸ™‚

    ” inna lillahi wa inna ilaihi rojiun “

    Reply

  5. mahesapandu
    May 21, 2010 @ 08:32:30

    betapa membosankan
    jika hidup itu datar,.

    Reply

    • wigati
      May 24, 2010 @ 11:51:58

      iya iya, pernah lihat yg gitu, merasa hidupnya datar terus pakai narkoba dst biar seru katanya..yang datar2 gak suka, yang naik turun ngeluh…beruntunglah orang yang selalu bersyukur ya mas.

      Reply

  6. camera
    May 21, 2010 @ 08:54:42

    kaya inget iklan apa gitu ya???
    hayo….
    mengkofi iklan ya????

    Reply

  7. Batavusqu
    May 21, 2010 @ 09:58:42

    Salam Takzim
    Gerimis ya, wah ga jadi deh
    Salam Takzim Batavusqu

    Reply

  8. hmcahyo
    May 21, 2010 @ 13:17:52

    lama gak kemari πŸ˜€

    Reply

  9. sunarnosahlan
    May 21, 2010 @ 13:59:56

    jatuh satu-satu karena berderet maka memanjang membentuk benang jalinannya kian berpadu membentuk kain

    Reply

  10. Goda-Gado
    May 21, 2010 @ 16:28:19

    hidup untuk mati ya???
    😐

    Reply

  11. hanyanulis
    May 21, 2010 @ 21:31:59

    memang hidup ini susah. tp lebih susah kalo ini tak hidup…Ah..susah kayaknya kalo membahas topik universalitas soal hidup, nggak bakal ada habisnya, eh ternyata hidup saya semakin berwarna gara2 punya temen2 macam mbak wiwi ini…
    Walah…mas didot ngigetin saya sama ta’mir masjid dekat rumah saya, sukanya ngumumin berita kematian..hehehe πŸ™‚

    Reply

    • wigati
      May 24, 2010 @ 12:26:52

      iya membahas hidup gak ada habisnya, soalnya belajar terus ya..
      ayo, warna warni, biar ceria πŸ˜€
      Mas Didot lagi??!! ngebahas Nicholas Saputra saja yuk *eh undangan udah jadi belum sih?…*:D tetep

      Reply

  12. aldy
    May 21, 2010 @ 22:25:10

    Salam Mbak,
    Jangan berkeinginan hidup ini datar, nggak asik.

    Reply

  13. Cahya
    May 22, 2010 @ 07:10:55

    Biasanya benda cair selalu berusaha mencari bentuk yang paling datar lho, kecuali di ruang nol gravitasi (teorinya) πŸ˜€

    Reply

  14. Abu Ghalib
    May 22, 2010 @ 07:23:37

    setiap makhluk (termasuk hujan) memiliki cara sendiri-sendiri untuk bertasbih kepadaNya.
    betewe, hujan identik dengan nostalgia, bener ga sih πŸ˜€

    Reply

  15. yanrmhd
    May 22, 2010 @ 10:40:17

    wah, mantabbb Wi’ πŸ™‚
    hidup dengan penuh dinamika akan lebih seru,
    maksimalkan hidup yang berliku,
    sebagai syukur pada Yang Satu,
    tetap semangat biar maju,

    okey, keep spirit ’cause life is never flat,
    bismillah… πŸ˜‰

    Reply

  16. iuef
    May 22, 2010 @ 12:52:28

    ddoreureu.. saenghwal heulleoganda, ddoreureu, ddoreureu
    (rolling… life is flowing, rolling, rolling) *xixixixi memodifikasi dari lagu korea yg dipejeng di blog iu

    baca postingan ini jadi teringat komentar seorang motivator tentang “ah saya mah biarin mengalir gitu aja” : dia bilang jangan mau hidup mengalir gitu aja, karena belum tentu aliran membawa kita ke tempat yg lebih baik. Hmm, cukup masuk akal. hehehe tapi nih konteksnya memang beda sih ama postingannya Mbak Wi.

    yuk yuk semangat, menuju samudra tempat kita kembali!! semoga kita nggak cuma berujung di tempat terendah (air kan memang mengalir ke tempat yg lebih rendah toh?) yang kotor dan sempit *saya nggak tega nyebutin namanya

    Reply

  17. deq
    May 22, 2010 @ 17:26:37

    elemen air mah gitu. beda dg elemen lain, seperti bumi, api dan udara ― faham avatarisme πŸ˜€

    Reply

  18. zipoer7
    May 22, 2010 @ 18:43:48

    Salam Takzim
    Semoga minggu pagi tidak gerimis biar bisa ngontel hehehe
    Salam Takzim Batavusqu

    Reply

  19. ketawa bersama oby
    May 22, 2010 @ 19:35:18

    heheheh
    jadi lapper.
    pingin makan coklat….

    Yupz… benr banget mbak..
    hahahah

    salam hangat
    dari blogger abnormal
    maaf banget baru mampir..
    kemarin ada arisan ibu PKK <=== apa hub.nya coba XD

    Reply

  20. Ifan Jayadi
    May 23, 2010 @ 16:42:27

    Penuh penghayatan yang dalam. Menyentuh jiwa bagi yang membacanya bahwa hidup ternyata ada bagian2 tertentu yang tak sesuai keinginan

    Reply

  21. Mvstova
    May 24, 2010 @ 08:44:25

    mirip tagline salah sebuah produk cemilan judulnya. πŸ˜†

    Reply

  22. bundadontworry
    May 24, 2010 @ 16:49:36

    tulisan yg indah sekali Mbak Wi.
    segala sesuatu selalu bertasbih padaNYA, termasuk hujan yg satu satu itu.
    kitalah, manusia , yg sering lupa utk bertasbih padaNYA.
    salam

    Reply

  23. achoey
    May 25, 2010 @ 09:39:34

    yuk, jadikan hidup itu indah πŸ™‚

    Reply

  24. Tour, Food, and Health
    May 25, 2010 @ 11:35:00

    yup..yup..bener banget…

    Reply

  25. yos
    May 25, 2010 @ 12:18:26

    judulnya kaya iklan apa ya,,, ehehehehehe….

    Reply

  26. atmakusumah
    May 26, 2010 @ 10:38:00

    saya Selalu kagum, dengan tulisan singkat Mbak wi, namun sarat makna…

    Reply

  27. anna
    May 27, 2010 @ 20:13:36

    tulisan yang bagus wi…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: