Anak panda dan Lebah

madu
    Anak Panda sedang asyik berjalan menyusuri hutan ketika melihat seekor lebah jantan dan memutuskan mengikutinya.
Setelah beberapa hari,
Lebah = “Kenapa kau mengikutiku?’
Anak Panda = “Aku suka melihatmu membuat madu, aku juga suka madu“
Lebah = “Mana ada panda suka madu, panda makannya bambu. Beruang yang makan madu“
Anak Panda mengangkat bahunya = “Aku suka. Memangnya kalau ada beruang yg makan bambu, itu juga tak boleh?“
Lebah memandangi Anak Panda tapi lalu ikut-ikutan mengangkat bahunya= “Terserah kau saja… kenapa kau tidak bermain dengan panda lain?“
Anak Panda = ‘Di tempatku hanya ada sedikit anak panda, dan mereka lebih suka berkumpul dengan ibunya“
Lebah = “Oh..kau masih anak2.. pantas suka melihat hal-hal baru“
Anak Panda = “Iya, kata ayahku aku anak panda yang pintar“, Anak Panda menyahut bangga tanpa memperdulikan Lebah yang terkekeh memperhatikan ukuran badannya.
Lebah tersenyum = “Kalau kau pintar, kau pasti sdh belajar dr yg aku lakukan hari ini. Apa?“
Anak Panda = “Aku bermain, kau bekerja. Aku besar tapi anak-anak, kau kecil tapi sudah tua“
Lebah = “hahahaha aku pikir kau sdh belajar apa“, Lebah terbahak sampai sayapnya oleng.
Tepat saat itu kawanan lebah melintas di atas mereka, si Lebah menoleh cepat “Nah, itu tanda tugasku sdh selesai, aku harus pulang“
Anak Panda = “Apakah besok kita bertemu lagi?“
Lebah = “Aku harus pergi ke tempat yg lebih jauh besok. Aku tdk suka berjanji, aku takut tdk bs menepati“
Anak Panda = “Kata ayahku, Tuhan suka pada makhluk yg berusaha. Berjanjilah, lalu berusaha tepati. Aku tunggu, boleh?”
Lebah = “Kau memang masih anak-anak, Panda. Aku kasih tau ya, kalau kau berurusan dengan makhluk disini, kau harus bersiap2 kecewa, lain halnya jika kau serahkan urusanmu pada Tuhan”
Anak Panda memandangi Lebah = “hmmm…baiklah. Hati2 besok di jalan”
Lebah terbang pergi.
Anak Panda sebenarnya tidak tau maksud kata-kata lebah yang terakhir, yang dia tau besok dia tak ada teman. Dia berbalik berjalan pulang, ketika tiba-tiba dia haus. Di ujung belokan ada sungai pikirnya.
“Ahaa iya… besok aku mengikuti sungai saja, mengamati air, aku kan juga suka minum air, seperti aku suka minum madu“.
    Kini langkah Anak Panda tak lagi sedih. Mungkin dia tidak akan bertemu lebah itu lagi, tapi dia tau dia akan bertemu lebah lain atau bahkan hewan lain. Anak Panda berusaha menyadari apa yang masih ada, bukan apa yang hilang.

Advertisements

4 Comments (+add yours?)

  1. kang nur
    Jan 25, 2012 @ 08:30:30

    Anak panda pintar karena suka minum madu yang ada propolis dan royal jelly… seperti sang empunya cerita mesti….

    Reply

    • wigati10
      Jan 27, 2012 @ 11:43:46

      Anak Panda biasanya belinya online ke Mas Nur, tapi minggu ini dia gak punya pulsaaa..jadinya minum air gula *jadi rusak alur fabel nya mas,hehehe

      Reply

  2. kontraktor
    Apr 12, 2012 @ 12:28:16

    menarik tulisannya….sukses slalu yaa

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: