Laut

laut
    Hari ini saya melihat lomba berenang anak balita di kolam yang dalamnya 3 kali tinggi badan mereka. Mengagumkan melihat keberanian mereka, meskipun ada yang tenggelam karena grogi banyak penonton, tapi sebagian besar sudah pandai berenang, terbayang latihan yang kemarin-kemarin mereka jalani 🙂
    Mungkin begitu juga keberanian orang dewasa menghadapi laut lepas.
Buat saya, laut adalah perpaduan ketenangan dan ketakutan, menenangkan karena biru seperti tak terbatas, sekaligus menakutkan karena menyimpan kekacauan tak terduga, sesiap apapun manusia, cuaca yang menentukan, tenggelam taruhannya.
    Tapi saya pernah mendengar cerita seorang teman yang keluarganya berlayar dari Lombok ke Sumbawa memakai rakit bambu. Katanya disitulah dia mulai percaya Tuhan, dia merasa kecil sekali di laut itu. Mungkin begitu para pelaut atau para nelayan yang sudah terlatih menghadapi laut, tidak takut lagi, karena justru dalam keadaan kacau itulah mereka belajar banyak, bukan saat rencana pelayaran berjalan sempurna.

Advertisements

2 Comments (+add yours?)

  1. kang nur
    Feb 17, 2012 @ 16:43:28

    Saya orang dewasa yang takut berenang di laut lepas… ngeri… padahal di kolam renangpun saya juga takut… maklum peraih medali emas dan rekor dunia renang gaya batu…

    Reply

    • wigati10
      Feb 22, 2012 @ 15:42:04

      Hehehe ndak apa mas, saya punya teman yang punya mobil tapi ndak bisa nyetir, ya pake sopir.. Sama kan?ndak masalah toh 🙂

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: