Anak Panda Ingin Terbang

  Anak Panda sedang duduk bersama teman-temannya, sudah beberapa hari ini hujan deras sepanjang hari, mereka jadi tidak bisa main layang-layang.
“ehh lihat…Burung Merpati..banyaknyaaa” Anak Panda berteriak antusias melihat para Burung Merpati terbang. Kelinci, Kucing dan Belalang yang sedang termangu-mangu di jendela, segera melihat ke arah telunjuk Anak Panda.
“aduh..pasti keren ya jadi burung, terbang anggun, bisa melihat macam2 dari atas sana…aku ingin bisa terbang juga”, kata Anak Panda berbinar- binar melihat para burung.
Kelinci = “mana mungkin bisa Anak Panda..kau kan tidak punya sayap”
Anak Panda = “aku akan buat sayapku sendiri”
Kucing = “kita tidak pernah terbang..tidak akan tahan angin kencang ya kan?”
Anak Panda bersungut-sungut = “huh..kalian ini..tidak mendukung..”

Sejak itu, Anak Panda sungguh serius mengamati burung, sampai tidak sempat bermain bersama teman-teman yang lain. Sehari-hari kerjanya jadi mengamati burung: mengukur sayap, memperhatikan gerakan, menggambarnya dengan detail lalu menyimpan semua di kamarnya, tidak ada yang boleh menyentuh, bahkan Ayah Panda. Anak Panda mengikuti burung terbang sampai jauh, sampai ke tepi hutan, dekat sarang harimau.
Tidak hanya teman-temannya yang kebingungan dengan sikap Anak Panda, Burung-burung juga jengah Anak Panda cerewet bertanya-tanya = “terbang itu berbahaya loh Anak Panda”
Anak Panda bersikeras = “memang kenapa? kalau hari hujan atau badai kalian berlindung kan? tidak terbang?”
Burung-burung hanya bisa saling pandang, mengangkat bahu dan membiarkan Anak Panda mengamati mereka lagi.

Setelah hampir 2 minggu, Anak Panda akhirnya merasa sudah mengerti cara terbang, hari ini dia menemui para burung.
Anak Panda = “halo, akhirnya aku tau cara terbang seperti kalian”
Para burung menyimak .
Anak Panda = “aku kan besar…aku butuh 500 buah bulu sayap untuk membuat sayapku sendiri, kalian kan ada 100, aku minta 5 helai dari masing2 kalian..pasti nanti…”
Pak…pak…pak..Belum selesai Anak Panda bicara, para burung terbang ketakutan.
Ayah Panda yang melihat dari kejauhan hanya tersenyum.

Anak Panda sedih, ternyata para burung tidak mau membantunya, dia berjalan gontai, tiba-tiba dilihatnya Anak Harimau mendekat, Anak Panda siaga. “Apa maumu!!”, Anak Panda masih kesal mengingat Anak Harimau pernah mencuri kantung madunya dulu.
Anak Harimau terkekeh = “aku dengar kau ingin terbang dengan membuat sayap sendiri ya? aku juga..tapi aku inginnya terbang menggunakan pesawat, aku sudah membaca dan mencoba..”
Anak Panda kesal, tau apa Anak Harimau soal belajar terbang, ‘ah paling dia hanya sekedar mengolok-ngolok ku’ pikir Anak Panda. Anak Panda terus berlalu dengan acuh tak acuh.
Anak Harimau = “hey..hey..aku sudah hampir membuat pesawatku…kau tidak akan bisa jika terbang pakai sayap saja, badan kita terlalu berat..”, Anak Harimau terus saja berteriak-teriak meyakinkan Anak Panda sampai suaranya tak terdengar lagi.

Sampai di rumah, Anak Panda tidak bisa tidur walau capek, dia membaca-baca lagi catatan tentang burung, rasa-rasanya apa yang dikatakan Anak Harimau masuk akal. Anak Panda berniat mencari tau, besoknya dia curi-curi membaca ensiklopedia penemuan yang ada di teras kantor hutan. Anak Panda harus mengakui bahwa Anak Harimau benar. Kali ini dia belajar 2 hal, Pertama : kalau ingin berhasil belajar sesuatu, harus dari ahli nya. Kedua : belajar menghormati, mendengarkan pendapat meskipun itu dari musuh jika itu benar harus diakui bahwa itu benar.
Anak Panda tersenyum, bersiap pergi ke rumah Anak Harimau, waktunya bermain πŸ™‚

Advertisements

5 Comments (+add yours?)

  1. wigati10
    Nov 18, 2013 @ 16:10:14

    untuk Cinta yang cantik, hbd kido πŸ™‚

    Reply

  2. sunarno2010
    Jan 01, 2014 @ 19:01:09

    salam untuk Wigati yang tak berkunjung

    Reply

    • wigati10
      Jan 04, 2014 @ 09:29:13

      πŸ˜€ iya maaf mas, manajemen waktu saya memang jelek, sudah ndak sempat silaturrahmi dumay, saya akan coba perbaiki πŸ™‚

      Reply

  3. sunarno2010
    Jan 01, 2014 @ 19:01:47

    dalam waktu yang sangat lama

    Reply

    • wigati10
      Jan 04, 2014 @ 09:30:55

      Saya sudah mampir ke rumah njenengan mas, warna warni nya menyegarkan…bikin tersenyum, dan saya ketawa sampai di cerita tai kotok tadi πŸ˜€ (y). Salam hormat saya πŸ™‚

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: