JALAN

jalan-jalan

Hari ini ada demo di Jakarta, teman-teman pekerja saling berbagi info menghindari macet.
Minggu ini juga ada diskon besar dari airways ternama, teman-teman sayapun ada yang buru-buru memanfaatkannya traveling.
Saya jadi punya pemikiran sederhana, hidup ini seperti perjalanan ya.
Bukan tentang berpindah tempatnya, tapi tentang menghadapi.
Kalau ada masalah, cari jalan keluar, biasanya makin banyak wawasan, makin mudah milih solusi.
Kalau ada kesempatan baik, siapa yang punya persiapan, dia yang bisa menikmati.

Suatu saat, selama di perjalanan kita beristirahat, lalu jadi sempat memperhatikan orang lain, ndak perlu merasa iri dengan kelebihannya, karena kita tidak tau jalur mana saja yang sudah susah payah dilaluinya. Tidak perlu juga merasa punya kelebihan. Ikuti nurani saja : tawarkan bantuan kepada yang kira-kira membutuhkan dan ‘bela yang benar bukan yang lemah’.

Menurut penelitian, manusia sudah ada sejak 1 juta tahun yang lalu, jadi kita-kita yang ada sekarang ini adalah manusia yang sudah bertahan melewati berbagai evolusi. Jelasnya kita adalah manusia yang berharga dan mulia, jadi ndak usahlah melakukan hal yang menurunkan nilai kita itu. 🙂

Yap, hidup punya berbagai sisi, selain nurani, kita butuh agama sebagai serangkaian aturan. Tanpa berpegang agama, saya rasa seseorang tidak akan kuat menjalani hidup kan ?

Ada beberapa orang yang punya kemampuan untuk menemukan jalur yang baik, jadi pemimpin. Tujuan hidup kita bisa saja sama dengan pemimpin dan banyak orang. Tapi karena kendaraan dan barang bawaan kita tidak sama, kita butuh pendidikan agar kita bisa mengumpulkan informasi untuk meghadapi jalur. Pendidikan jadi jauh lebih luas dari sekedar untuk ekonomi, gelar mempersiapkan tenaga kerja. Pendidikan = proses terus belajar jadi lebih baik.

Tapiiiiii :), sebaik apapun kita mempersiapkan perjalanan, pemilik semua adalah Allah SWT, kalau ada kejadian kendaraan mogok, sopir sakit, penumpang rewel, jalan rusak, kita kembalikan saja : “Hidup adalah petualangan penuh kejutan, dinikmati saja, tidak perlu dimengerti “. 🙂  Salam jalan-jalan

 

#catatan kecil ini sepenuhnya reminder untuk wigati

Advertisements

8 Comments (+add yours?)

  1. Asep Airlangga
    Oct 14, 2016 @ 21:29:17

    Great article, Jangan lupa baca bismillah dalam setiap perjalanan hidup kita … Laa Haula Wa Laa Quwwata il-la-Bil-Laah … Kita sebagai umat-Nya berusaha sebaik-baiknya membuat rencana, manjalaninya dan berdoa dalam mengarungi kehidupan di dunia ini. Happy nice weekend …

    Reply

    • wigati10
      Oct 15, 2016 @ 06:09:40

      bismillahirrahman nirrahim..Laa Haula Wa Laa Quwwata il-la-Bil-Laah…berangkattt…happy nice weekend juga Sep \(^.^)/

      Reply

      • Asep Airlangga
        Oct 15, 2016 @ 07:45:56

        Sip … Insya Allah selalu diberikan keselamatan dan kesehatan serta dimudahkan dalam segala urusan dalam menempuh perjalanannya, jangan lupa mampir yah wie, kl rutenya lagi di sekitar Jakarta :D.

      • wigati10
        Oct 15, 2016 @ 16:39:24

        Aamiin..rutenya..’ke bandung surabaya..bolehlah naik dengan percumaaa’ hehehe

  2. iuef
    Oct 15, 2016 @ 11:15:15

    Mbak Wii… Lama tak melihat tulisanmu di newsfeed WP… Kangeeen

    (hehe akunya jg sih yg dah lama gak merhatiin newsfeed WP)

    Reply

  3. kang nur
    Oct 15, 2016 @ 16:24:10

    salam hidup-hidup… gitu ya mbak wi…

    Reply

    • wigati10
      Oct 15, 2016 @ 16:37:17

      Hehehe..iya ya, bisa juga gitu, kalo gak hidup ya gak jalan, atauu..kalo gak jalan buat apa hidup? 😀

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: